Nasional

PBNU Ajak Masyarakat Doakan dan Shalat Ghaib untuk Affan Kurniawan

Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:15 WIB

PBNU Ajak Masyarakat Doakan dan Shalat Ghaib untuk Affan Kurniawan

Ilustrasi shalat ghaib. (Foto: NU Online/Freepik)

Jakarta, NU Online

Seorang pengemudi ojek online Affan Kurniawan meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas rantis Brimob ketika berlangsung aksi demonstrasi buruh di Jakarta, Kamis (28/8/2025). 


Atas insiden tersebut, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Dakwah (LD) PBNU dan Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU menyampaikan duka cita mendalam.


Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Abdullah Samsul Arifin menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk melaksanakan shalat ghaib bagi almarhum.


"Dengan ini menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta, untuk melaksanakan Shalat Ghaib atas meninggalnya Saudara Affan Kurniawan, driver ojek online yang terlindas mobil rantis Brimob pada saat pelaksanaan demo buruh tanggal 28 Agustus 2025," ujarnya dalam rilis yang diterima NU Online Jumat (29/8/2025).


Gus Aab, sapaan akrabnya, juga menyampaikan doa bagi almarhum. "Mudah-mudahan dosa-dosanya diampuni oleh Allah Swt dan seluruh amal kebajikannya diterima di sisi-Nya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” imbuhnya.


Sementara itu, Ketua LTM PBNU Mokhamad Machdum menekankan pentingnya empati dan menjaga persatuan bangsa. “Semangatnya adalah mendoakan almarhum dan keluarganya. Mari kita terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Machdum.


Dia juga menegaskan peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih arif, berempati, dan selalu mengutamakan persaudaraan.


PBNU menekankan bahwa doa dan empati adalah bagian dari tanggung jawab moral umat beragama. Tragedi ini diharapkan menjadi pengingat bersama akan pentingnya menegakkan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan.


"Dengan doa, empati, serta tekad menjaga persatuan, bangsa Indonesia diharapkan senantiasa diberi kekuatan oleh Allah Swt dalam menghadapi setiap ujian," katanya.


Saat berita ini dirilis, PBNU melalui NU Care-LAZISNU juga menyalurkan santunan duka bagi keluarga almarhum Affan.