Surabaya, NU Online
PWNU Jawa Timur mulai merapatkan barisan untuk memenangkan capres dan cawapres Mega-Hasyim. Hal ini mengemuka dalam rapat kerja (rakor) yang dihadiri 40 cabang NU se-Jatim, Selasa kemarin.
”Cabang-cabang punya kecenderungan kuat memenangkan Pak Hasyim. Alasan mereka, calon dari NU tinggal Hasyim,” kata Ali Maschan kepada wartawan.
<>Cabang-cabang yang selama ini terlibat dalam tim sukses informal Mega-Hasyim memberikan usulan yang cukup mengejutkan. Seperti PCNU Surabaya. Sekretaris PCNU Drs Sunarto mengusulkan agar PBNU secara institusi mengeluarkan instruksi resmi mewajibkan kepada warga NU untuk mencoblos Mega-Hasyim dalam pemilu, 20 September. Di dalam forum, memang tidak ada tanggapan resmi mengenai hal itu. Ketua Tim sukses Hasyim Muzadi – KH Achmad Bagdja mengatakan tidak mungkin PBNU mengeluarkan instruksi untuk kepentingan politik jangka pendek seperti itu. Namun, ia mengatakan warga NU mestinya harus memilih Hasyim karena cawapres PDIP ini satu-satunya warga NU yang tersisa dalam pilpres putaran kedua.
Ali Maschan mengakui tidak semua cabang NU sepakat mendukung Mega-Hasyim. Tetapi menurutnya, NU sudah tidak punya pilihan lain selain Hasyim Muzadi.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Tim Sukses Hasyim dari Jakarta Ahmad Bagdja, Rais Syuriah PWNU Masduqi Mahfudz, Mutawakil Allallah, dan seluruh jajaran pengurus harian minus Nuruddin A Rahman. Sedangkan dua PC NU yaitu PC NU Kangean dan PCNU Bawean nampak tidak hadir. (MA/do)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Maulid Nabi Muhammad dan 5 Tugas Kenabian
2
Khilaf dan Kurang Cermat, PBNU Minta Maaf Telah Undang Peter Berkowitz
3
Peristiwa Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Polisi Picu Perlawanan Rakyat Lebih Besar
4
Kesejahteraan Guru Terancam, Kemendikdasmen Hanya Dapat 7% dari Rp757 Triliun Anggaran Pendidikan
5
Khutbah Bahasa Jawa: Bungaha kelawan Rahmat Paling Agung — Kanjeng Nabi Muhammad saw
6
Mabes TNI Minta Masukan PBNU soal Rencana Pemindahan Makam Pahlawan Nasional ke Daerah Asal
Terkini
Lihat Semua