Prabowo Instruksikan TNI-Polri Tak Ragu Ambil Langkah Tegas saat Hadapi Kerusuhan
NU Online · Ahad, 31 Agustus 2025 | 20:00 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI beserta 3 kepala staf angkatan dan Kapolri saat menyampaikan keterangan pers, pada Ahad (31/8/2025). (Foto: tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)
M Fathur Rohman
Kontributor
Jakarta, NU Online
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan TNI dan Polri untuk tidak ragu mengambil langkah tegas menghadapi kerusuhan, terutama yang berkaitan dengan perusakan fasilitas umum, penjarahan, maupun ancaman terhadap keselamatan masyarakat dan pejabat negara.
Instruksi itu disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Ahad (31/8/2025) sore. Dalam keterangan pers tersebut, Sjafrie didampingi Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, serta tiga Kepala Staf Angkatan.
“Presiden menekankan pentingnya stabilitas nasional, serta menginstruksikan Polri dan TNI untuk tetap solid bekerja sama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Indonesia,” ujar Sjafrie.
Ia menegaskan, Presiden menugaskan Kapolri dan Panglima TNI agar tidak ragu mengambil langkah terukur dan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum. Instruksi itu mencakup penindakan terhadap kerusakan fasilitas umum, harta milik pribadi, hingga upaya penjarahan.
"Apabila terjadi hal-hal yang menyangkut keselamatan pribadi maupun pejabat yang mengalami penjarahan, petugas tidak boleh ragu mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan dan penjarah," tegas Sjafrie.
Selain itu, Presiden meminta TNI dan Polri bersikap tegas terhadap segala bentuk gangguan keamanan, ketertiban masyarakat, maupun ancaman terhadap kedaulatan negara.
Dalam sidang tersebut, Badan Intelijen Negara (BIN) ditugaskan memantau dinamika di lapangan dan segera melaporkan perkembangan kepada Presiden. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta memantau kondisi ekonomi masyarakat.
“Panglima TNI bersama para Kepala Staf Angkatan akan menjaga keamanan di wilayah nasional sekaligus menertibkan pemanfaatan sumber daya alam yang tidak sesuai aturan,” jelas Sjafrie.
Presiden juga mengarahkan kepolisian untuk memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum yang cepat dan akuntabel.
Lebih jauh, ia menegaskan pemerintah akan selalu bersama rakyat dalam memperjuangkan kepentingan nasional dengan dukungan TNI, Polri, serta organisasi masyarakat.
"Mari kita lanjutkan persatuan dan kesatuan nasional untuk terus berjuang meningkatkan kebangkitan ekonomi kita dengan stabilitas nasional yang diwujudkan bersama," pungkas Sjafrie
Terpopuler
1
PMII Jakarta Timur Tuntut Keadilan Usai Kadernya Tertembak Peluru Karet hingga Tembus Dada
2
Kapolda Metro Jaya Diteriaki Pembunuh oleh Ojol yang Hadir di Pemakaman Affan Kurniawan
3
PBNU Bersama 15 Ormas Islam Serukan Masyarakat Tenang dan Menahan Diri di Tengah Memanasnya Situasi
4
Massa Aksi Jarah Markas Gegana dan Bakar Halte Senen yang Tak Jauh dari Mako Brimob Kwitang
5
Khutbah Jumat: Kritik Santun, Cermin Cinta Tanah Air dalam Islam
6
Khutbah Jumat: Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah, Pilar Persatuan Umat dan Bangsa
Terkini
Lihat Semua